Kamis, 09 Mei 2013

Kematian Di Tempat Sampah..


Waktu menunjukkan pukul 7.30 malam.

Kazuki , Pazt, Trigger & Miki pergi ke tempat pangkas rambut dengan jalan kaki, karena mereka blum membeli kendaraan untuk LSD Office, mereke ingin merapikan rambut mereka yg telah kepanjangan , sedangkan miki ingin ikut karena ingin memotret 3 orang ini saat sedang potong rambut.

Miki: wah, asik ni, bisa foto orang lagi gunting rambut… xD

Kazuki: asik apanya, ntar lagi jelek”ny di jepret”..

Miki: yah, ga boleh ya kak?? *murung*

Kazuki: eh, boleh kok, malah kami senang di foto saat lgi pgkas rambut, iya ga kawan”?

Pazt & Trigger: iyaaa.. *dgn nada terpaksa*

Miki: yey, kakak” semua baik deh..



Pazt: eh, np klian ga suruh gw aj yg pangkas, gw kan ad tombak.. haha

Trigger: Gile lo pazt, masa pke tombak, bsa” hilang pala kami..

Kazuki: wkwk, klo gitu npa ga suruh gw aj, biar gw bsa dpt energi dikit..

Pazt: eh”, Cuma canda kok.. hehe
Miki: Hihihihi *cekikikan liat kazuki, pazt ma Trigger*

Saat sdg berjalan tba” terdengar bunyi barang jatuh dengan kuat *BRUKK*

Kazuki: apaan tuh? *terkejut*

Trigger: sebelah sini *berlari ke arah suara*

Mereka semua berlari mengikuti Trigger, yg berhenti tepat di dpn tmpat pembuangan sampah, dan melihat…

Kazuki: hahh, apa”an ini, kenapa ada org mati, pasti telah terjadi pembunuhan…

Pazt: ga salah lagi, ini pasti telah terjadi pembunuhan

Triger: *menekan Hp & menelepon Polisi * halo, polisi? Kami menemukan satu mayat di tmpt pembuangan sampah di jln. Back Street

Miki: *jepret* *Jepret* wah, ada luka sayatan di lehernya kak..

Kazuki: *melihat secara saksama mayat laki-laki ini* org ini di bunuh dengan gunting , dgn di tusuk pada leher bagian samping.

Pazt: hmmmm…

Setelah polisi datang dan menanyakan apa saja yg di lihat oleh tim LSD ,

Polisi: ok, klau begitu trimakasih atas info’ny, kami akan menyelidiki lagi kasus ini.

Kazuki: sama” pak, oh ya pak, klo bleh, saya ingin melihat identitas laki-laki yg tewas itu.

Polisi: *menyodorkan identitas’ny serta informasi tentang laki” itu yg di dapat dari ibu’ny*

Nama: Hatsuma Kanou
Umur: 25 tahun
Akan menikah minggu depan dengan inoue, dan memiliki teman wanita di daerah back street ini, yaitu hatsune, yg berprofesi sebagai tukang gunting rambut. Saat malam kematian di katakan keluar untuk pangkas rambut dirumah teman lamanya dan juga makan malam bersama saudaranya. Diperkirakan telah tewas 1 jam yg lalu.
Kazuki: hmmm, baiklah, trimakasih pak.. *memberikan kembali kertas tadi*

Polisi: tidak masalah..

Pazt: apakah ini bunuh diri atau kasus pembunuhan…?

Kazuki: tidak, ini pasti kasus pembunuhan.. *raut wajah serius*

Trigger: hmm, pasti lu mw ke rumah wanita pemangkas rambut teman korban ini kan ki?

Kazuki: tepat sekali, ayo kita ke sana..

Trigger menunjukkan jalan , dan berhenti di depan sebuah kios pangkas rambut.
Dari batas jalan, kazuki melihat kebawah, dan bisa melihat tmpt pembuangan sampah. Dia mencurigai bahwa hatsune lah yg membunuhnya dengan gunting, tapi masih blum bisa untuk menuduh, karena di daerah ini ada 4 tmpt pemangkas rambut.

Kazuki: ini ya temptnya? *masuk ke dlam kios*

Hatsune: slamat datang, anda ingin pangkas rambut?

Kazuki: *melihat bekas air mata di pipi hatsune* wah, maaf , apakah anda hatsune? Teman dari Hatsuma Kanou , orang yg tewas di tmpt pembuangan sampah tadi?

Hatsune: *agak terkejut* iaa, ada ap? Anda siapa?

Trigger ,Pazt & miki masuk ruangan..

Trigger: kami ini anggota LSD..

Kazuki: ya, saya kazuki, boleh saya minta sedikit waktunya hatsune?

Hatsune: tentu boleh..


Hatsune menutup kios pangkas rambutnya dan mempersilahkan tamunya untuk masuk kedalam dan duduk di ruang tamu.

Hatsune: *duduk & menyuguhkan teh* silahkan, klian ingin mengetahui ap dari ku?

Kazuki: apakah kmu memiliki hubungan khusus dengan Kanou?

Hatsune: *tiba” meneteskan airmata* saya sangat sedih dia bisa tewas mengenaskan seperti itu, padahal dia sudah mau melangsungkan pernikahan, dulu dia adalah teman akrab saya, bahkan pernah menjadi pacar saya

Miki: kak kazuki, jgn bikin dy nangis dong, kan kasihan… *ngomel*

Pazt: *nutup mulut miki & berbisik* jgn ganggu, dia lagi serius, nnti susah loh..

Miki: owh, oke kak.. ._.

Kazuki: apa dia ada datang kesini untung pangkas rambut malam ini?

Hatsune: tidak ada, saat kejadian yg dikatan polisi saya sedang memangkas rmbut teman saya disini *mengahapus airmata*

Kazuki: jadi anda sedg ada tamu saat kejadian ya??

Hatsune: benar sekali..

Kazuki: baiklah klau begitu trimakasih atas informasinya, kami akan datang bsok , klau bisa bawa teman anda ke sini bsok pukul 1 siang ya..

Hatsune: baiklah klau itu mau anda, demi melancarkan proses penyelidikan , akan saya usahakan.


Kazuki , pazt, Trigger & Miki pulang, sepanjang jalan kazuki terlihat sangat serius dan memikirkan sesuatu.


Keesokkan harinya…

Miki: kak, kita ga ke tmpat pemangkas rambut kemrin ya?

Kazuki: ini bru mw brangkat, Miki mw ikut??

Miki: ikut dong kak.. hehe..

Kazuki: ayuk, pazt yok, kita kesana..

Pazt: ok..

Di perjalanan pazt dan kazuki berbincang” masalah kasus ini..
Setelah sampai ditmpt yg di tuju..

Kazuki: Sianggg..

Hatsune: Siang, Silahkan masuk..

Kazuki, Pazt & Miki masuk , dan meilhat sesosok perempuan sedang duduk di ruang tamu.

Kazuki: ini kah tamu anda kmrin?

Hatsune: benar, perkenalkan , nama dy Aiko

Kazuki: Kazuki *Menyodorkan tangan*

Aiko: Aiko *menyalami Kazuki, Pazt, dan Miki*

Pazt: Pazt

Miki: Hy, Miki..

Kazuki: baiklah, jam brp anda dtg ke sini untuk pangkas rambut?*bertany pada Aiko*

Aiko: sekitar jam 7.20 gitu..

Kazuki: apakah waktu memangkas rambut, anda ditinggal pergi oleh hatsune?

Aiko: *mengingat* ada, setelah ga lama mulai memangkas, saya ditinggal Hatsune, dia pergi membeli pisau cukur baru di supermarket sebelah.

Kazuki: sekitar jm brp itu?

Aiko: jam 7.30’an , saya ingat karma saat itu saya melihat Hp saya saat itu.

Kazuki: apakah itu benar Hatsune?

Hatsune: ya, benar sekali..

Kazuki: anda ke supermarket menggunakan kendaraan?

Hatsune: ya, saya menggunakkan sepeda motor tenaga surya saya

Kazuki: klau begitu, ayo kita ke supermarket tmpt anda pergi kmrin.


Mereka berjalan menuju supermarket yg berada tidak jauh dari kios pangkas rambut ini, dengan jalan kaki bisa ditmpuh dalam waktu 5menit.

Kazuki: *masuk ke supermarket* mbak, bisa kah saya bertanya?

Pemilik supermarket (PS): *kaget* ya, ada apa?

Kazuki: apakah ny. Hatsune ini ada ke supermarket ini kmrn malam?

PS : ya, ada. Tadi pihak polisi juga sudah datang ke sini untuk bertanya hal yg sama.

Hatsune: ya benar, tadi pagi saya di introgasi sama polisi juga.

Kazuki: owh, jadi, jm brpa ny.Hatsune kemari?

PS: Jam 7.33 malam , tadi sudah kami liat di CCTV.

Kazuki: baiklah klau begitu, trimakasih. *keluar Supermarket* hatsune, bisakah kmu tunjukkan tmpat parkir motor mu?

Hatsune: tentu bisa *berjalan kearah kios*

Miki: wah, kyak’ny bukan kak Hatsune itu deh pelakunya *berbicara dgn Pazt*

Pazt: klo di lihat dari semua fakta sih ga mungkin, soalnya jam 7.30 dy brgkat dan smpai di supermarket jam 7.33 , hanya 3menit, ga mgkn dy bsa membunuh org atau membuang mayat seorang laki” dan lgsg ke supermarket dalam waktu 3 menit.

Kazuki: *memperlambat langkah dan berjalan bersama Miki & Pazt* ini hanya sedikit trik, yg bsa digunakkan siapapun dgn latihan.

Pazt & Miki: *bengong memikirkan kata” kazuki*

Setelah smpai di Kios Pangkas Rambut, Hatsune berbelok memasukki celah antar kiosnya dan kios lainnya, dan masuk hingga menjumpai sebuah motor terparkir disana.
Disana hanya ada sebuah motor, kotak” bekas dan juga satu kursi untuk pangkas rmbut yg beroda dan msih bisa dipkai.

Pazt: *melihat kesana sini*

Miki: *memotret apapun yg ditemuinya*

Kazuki: *memerhatikan kursi itu & berlari menuju jalan dan melihat kebawah ada , dan tepat dibawah itu adalah tmpt pembuangan sampah & mencari” sesuatu di tiang rambu” lalu lintas tepat disampingnya*

Setelah itu kazuki masuk lagi, dan mengajak semuanya masuk ke ruang tamu dan memanggil beberapa polisi untuk ikut hadir.

Setelah semua berkumpul di ruang tamu Hatsune.

Kazuki: baik’lah disini saya akan mengungkapkan siapa pembunuh dari Kanou kmrn malam.

Polisi : baiklah lanjutkan , tuan Detektif

Kazuki: *dengan raut muka yg dingin* pembunuhnya adalah Hatsune..!!
Sontak, semua org yg ada di dalam ruangan itu terkejut.

Hatsune: apa maksud mu, jelas” saya sedang di supermarket saat kejadian.

Kazuki:
baiklah, bisakah anda jelaskan dimana gunting rambut anda skrg? Smnjak saya masuk mlam kmrn, saya tidak melihat 1 pun gunting yg ad di sini, saya hanya melihat sebuah alat pemangkas, biasanya disetiap tmpt pemangkas rambut, pasti ada guntingnya minimal satu.

Hatsune: *agak panic* saya kehilangan gunting saya kmrn sore.

Kazuki:
jadi, klau sore kehilangan’ny, mengapa malam saat anda ke supermarket untuk membeli pisau cukur, tidak sekalian membeli gunting? tidak mungkin seorang pemangkas rambut bisa lupa untuk membeli guntingnya yg hilang. Apakah anda terlalu panik hingga melupakannya?
Hatsune: saya hanya lupa.. *gugup*

Kazuki:
Baik lah, biar saya jelaskan teori pembunuhannya.
Pertama. pasti korban datang kesini sekitar pukul 7 – 7.20 mlam untuk memangkas rambut, hingga saat dia menceritakan masalah pernikahannya, yg telah lama kamu ketahui dan itu pasti memberikan tekakan padamu, krna pasti kamu masih memiliki rasa pada korban bukan? pasti anda telah mengetahui bahwa korban akan datang kesini untuk memangkas rambut dan mengundang mu bukan?
selanjutnya anda mempersiapkannya dengan berlatih setiap malam untuk membuang sampah dari atas sini dengan menggunakkan beban yang sama beratnya dan mengikatkan tali pada kursi beroda di blakang itu, dan mengikatkan ujang satunya ke motor, dan saat anda menjalannkan motor menuju ke supermarket bisa sekalian membuang mayat korban yg telah anda bunuh bukan? klo tidak percaya ayo kita coba .

Hatsune: tidak perlu.. * menangis dgn terisak-isak* aku mengakui’ny, aq tidak rela dia pergi bersama orang lain, padahal dia sudah pernah berjanji untuk menikahi saya.

Polisi 1 & 2 : menelepon pusat untuk mengirim tim.

Kazuki: lebih baik kamu menyelesaikannya dengan kepala dingin, pasti anda membuang gunting yg anda gunkan untuk membunuh di WC kan? dan pembunuhan itu juga berlangsung di Wc?

Hatsune: ya, semua benar, saya mengakui’ny , ayo tangkap saya.. *msih menangis*

Miki: *jepret* *Jepret* wah, bagus ni fotonya *smbil memotret Hatsune yg menangis*

Pazt & Kazuki: *Facepalm*

Setelah polisi datang , dan melakukan uji coba sprti yg dikatakan Kazuki dgn teori membuang mayat lewat atas itu, ternyata memang berhasil, dan beban yg digunakkan seberat korban tepat jatuh ke tmpt pembuangan sampah. dan Hatsune di tangkap, Aiko yg hampir di duga bekerja sama dengan hatsune di bebaskan atas penjelasan Kazuki. dia hanyalah alat , krna dia di undang oleh Hatsune , karna ini merupakan alah satu dari rencanany yg telah tersusun matang. Kazuki mendapat bnyk trimakasih dari keluarga Kanou dan Pihak Kepolisian atas kasus ini.


mereka bertiga pulang dengan rasa lega.

Miki: wah, hebat kak Kazuki, bisa mengungkap kan semua’ny..

Kazuki: haha, ga kok, cuma kebetulan tau aja.. *tersipu malu*

Pazt: wah”, ga sia” gw ngajarin lu dlu bro.. *tancap gas*

Kazuki: Hoy tunggu lu, gw hisep darah lu, emg kapan lu ngajarin gw..

Miki: *ditinggal sendirian* yahh, kok miki ditinggal..*ngejar Kazuki & Pazt*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar